Saat jerit tangisnya membahana
Saat jerit pintanya memecahkan surga
Saat itu pula senyumnya mampu sejukkan jiwa
Kecil, ...... mungil, ......
Orang bilang seperti percil
Besar berkelekar
Seperti gunung
Seperti singa yang meraung
Angannya begitu mulia
Mengubah dunia selongsong raga
Demi peradaban dengan segala harapan
Demi sebuah angan yang tertanam sangat dalam
Detak setiap detik selalu berlalu
Tinggalkan semua kenangan dalam kalbu
(buah karya: muhammad purnomo)



2 komentar:
Ustadzzzzzzzzzzzz.....
kok sok puitis banget sehhhhhhh
N, jangan bias ta..@*765<>;'/][-=]"
oh ya, ada puisi yang judulnya gak pasaran ta?YAng TerAkhIr,itu puisi ustadz ndiRi ta?
wadoh doh.....kok getoh??.;,'/.;[]\'?>;"/
Posting Komentar